Setelah melewati rangkaian Try Out (TO) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), simulasi UNBK, USBN, dan UNBK masih ada kegiatan yang lain untuk menyelesaikan masa akhir kelas XII yaitu Uji Kompetensi (UJIKOM). Rangkaian kegiatan ujikom terdiri dari ujian pengetahuan, ujian keterampilan, ujian lisan dan tugas akhir. Untuk teknik pemesinan prakteknya membuat cashing handle pemutar terdiri dari tiga bagian yaitu cashing bahan aluminium, poros dan baut bahan baja lunak. Cashing handel pemutar dibuat dari bahan dural/alumunium dengan panjang 85 mm dan diameter 22 mm, proses ini membutuhkan waktu 2 jam. Sebelumnya mereka sudah membuat langkah kerja selama satu minggu.

Adapun  untuk teknik komputer jaringan (TKJ) prakteknya dengan rangkaian (1) membuat UTP 5 – 10 menit, dari mulai mengelupas kabel hingga memasang konektor RJ 45 dengan cara dicrimping (2) menghubungkan kabel UTP dengan router dan PC, (3)  mengkonfigurasi router dengan paket dua dan (4)  tahapan terakhir yaitu tes/cek hasil konfigurasi yaitu (a) memblokir situs, (b) memblokir download mp3 dan mk4, (c) redirect (mengubah situs www.microtic.id ke BSNP, (d) mengubah tampilan login wifi menjadi nama sekolah. 

Untuk jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) hasil yang harus dicapai pada ujikom yaitu siswa melakukan rangkaian (1) mengeksekusi source code, (2) melakukan debugging, (3) memperbaiki program, (4) membuat dokumentasi modul program, dan (5) membuat dokumentasi fungsi, prosedur atau method program.

Dalam rangka  mengoptimalkan ujikom siswa dibuat menjadi beberapa kelompok dengan jadwal yang tersedia menyesuaikan dengan keadaan dan jumlah lab/bengkel. Untuk teknik pemesinan terdiri dari enam kelas dibuat menjadi 12 kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari 17 – 18 orang. Adapun mesin yang disediakan sebanyak 23 terdiri dari mesin bubut sebanyak 20 dan mesin frais sebanyak 3 buah. Teknik Gambar Mesin dibagi empat kelompok, masing-masing  kelompok terdiri dari 22 orang, komputer yg disediakan sebanyak 25 buah. Untuk pengelasan las mesin yang disediakan sebanyak 10 mesin. Untuk program Teknik komputer dan informatika (TKI) lab yang digunakan sebanyak 4 lab.

Pada kegiatan Ujikom pengujinya selain guru-guru SMKN 2 juga mendatangkan penguji dari luar, untuk teknik pemesinan penguji eksternal  dari PT Pindad sedangkan untuk TKI dari Cakrawala Global Yaksa (CGY). Untuk teknik pemesinan penguj eksternalnya  adalah bpk Pudjianto dan bpk Ishaq,  teknik gambar mesin bpk Haryanto, fabrikasi logam bapak Agus Kiki dan Teknik Pengelasan bapak Suharsono. Untuk TKI Pengujinya Bpk Tedi Gunawan, Bpk ahmad Arditia, bpk Gugun Gumilar, Bpk Tryas Abd A, bpk Yaya Suhaya, dan bpk Yudi Herdiana.

Kerjasama dengan PT Pindad dalam hal UJIKOM sudah berlangsung selama dua tahun, siswa akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang ditandatangani oleh dua pihak yaitu SMKN 2 Bandung dan PT Pindad sedangkan untuk TKI ditandatangani oleh PT CGY dan SMKN 2 Bandung. Tahun sebelumnya teknik pemesinan bekerja sama dengan LIPI.

Kepala Program studi (Kaprodi) teknik Pemesinan Bpk. Drs. Untung Pribadi mengatakan bahwa bagi SMK Praktek itu Penting bukan yang penting praktek, sesuai jargon SMK yaitu “SMK BISA” beliau mengatakan bahwa tahapan yang harus dicapai oleh siswa yaitu anak tahu, anak mau mencoba, lalu anak bisa setelah itu anak akan menjadi terampil dan mahir, pada tahapan terakhir anak akan memproduksi secara berkesinambungan, beliau juga mengungkapkan “Jantungnya SMK” itu ada empat yang terdiri dari : (1) tersedianya alat untuk praktek, (2) sumber daya manusia (SDM) dalam hal ini guru dan toolman, (3) program/kurikulum dan (4) alokasi waktu yang tepat untuk praktek, jika keempat hal tersebut tercapai dengan segera jargon “SMK BISA” akan terwujudkan.